BARISAN.CO - Terjemah Kitab Idhohul Asrori Ulumil Muqorrobin menjadi salah satu bahan bacaan bagi pembaca yang ingin mengenal lebih jauh khazanah tasawuf klasik. Kitab Idhohul Asror 'Ulumil Muqorrobin (إيضاح أسرار علوم المقربين) secara umum membahas ilmu tasawuf, makrifat, serta perjalanan spiritual orang-orang yang disebut sebagai al-muqarrabin, yakni hamba yang berusaha mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Kitab ini juga dikenal melalui terjemahan yang beredar dengan judul Rahasia Ilmu Para Wali. Pokok pembahasannya berkaitan dengan dimensi batin dalam kehidupan seorang Muslim, khususnya bagaimana ilmu, pengenalan kepada Allah, dan pembinaan spiritual ditempatkan dalam perjalanan menuju kedekatan kepada-Nya.
Mengenal Kitab Idhohul Asror
Secara bahasa, Idhohul Asror 'Ulumil Muqorrobin dapat dipahami sebagai upaya menjelaskan atau menyingkap rahasia ilmu kaum yang dekat dengan Allah. Istilah muqarrabin sendiri merujuk pada orang-orang yang memiliki kedekatan spiritual dengan Allah melalui keimanan, ibadah, dan amal saleh.
Dalam tradisi keilmuan Islam, pembahasan semacam ini erat dengan disiplin tasawuf yang menekankan pembinaan hati dan akhlak. Karena itu, membaca terjemahan kitab perlu ditempatkan dalam konteks pemahaman tasawuf dan tidak dilepaskan dari prinsip-prinsip dasar syariat.
Tema Tasawuf dan Makrifat
Salah satu daya tarik kitab ini adalah pembahasan mengenai dimensi batin ilmu. Tasawuf tidak hanya berbicara tentang pengetahuan secara teoritis, tetapi juga mengenai penghayatan spiritual dan pembentukan akhlak.
Istilah makrifat dalam kajian tasawuf berkaitan dengan pengenalan seorang hamba kepada Allah. Pembahasannya memiliki terminologi dan penjelasan yang beragam dalam literatur ulama tasawuf.
Oleh sebab itu, pembaca sebaiknya memahami istilah-istilah tersebut dengan merujuk pada penjelasan ulama atau guru yang memiliki kompetensi dalam bidangnya.
Kehadiran Terjemah Kitab Idhohul Asrori Ulumil Muqorrobin membantu pembaca yang tidak menguasai bahasa Arab untuk mengenali isi dan tema kitab dalam bahasa Indonesia.
Namun, terjemahan tetap perlu dibaca secara kritis karena memahami kitab klasik tidak hanya bergantung pada alih bahasa, tetapi juga konteks istilah dan tradisi keilmuan yang melatarbelakanginya.
Pada akhirnya, kitab ini dapat menjadi salah satu pintu untuk mengenal literatur tasawuf klasik, terutama pembahasan mengenai ilmu, makrifat, akhlak, dan upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT. []
Link download: Terjemah Kitab Idhohul Asrori Ulumil Muqorrobin PDF

